Buron, Imam Besar Rizieq Shihab Masih Sempat - Sempatnya Provokasi Begini Bagi Pengikut FPI

Buron, Imam Besar Rizieq Shihab Masih Sempat - Sempatnya Provokasi Begini Bagi Pengikut FPI - Hallo semuanya Berita Heboh Indonesia, Pada sharing konten heboh kali ini yang diberi judul Buron, Imam Besar Rizieq Shihab Masih Sempat - Sempatnya Provokasi Begini Bagi Pengikut FPI,telah dibagikan di blog ini dengan lengkap dari awal lagi sampai akhir. mudah-mudahan isi berita heboh dan viral ini dapat anda pahami dan bermanfaat bagi anda semuanya. baiklah, ini dia berita viralnya.

Judul Berita : Buron, Imam Besar Rizieq Shihab Masih Sempat - Sempatnya Provokasi Begini Bagi Pengikut FPI
Label Berita : Buron, Imam Besar Rizieq Shihab Masih Sempat - Sempatnya Provokasi Begini Bagi Pengikut FPI
Hasil gambar untuk rizieq shihab di arab saudi

Infomenia.net -Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M Rizieq Shihab mengingatkan jemaahnya agar mulai bersiap-siap untuk menghadapi Partai Komunis Indonesia (PKI) dan simpatisannya. Menurutnya, PKI sudah mau bangkit lagi.

"Siaga revolusi! Gerombolan PKI panik dan kalap," ujar Rizieq melalui pesannya dari Arab Saudi, Kamis (21/9).

Tersangka kasus penodaan terhadap Pancasila itu menegaskan, para komunis di Indonesia telah menebar ancaman dan fitnah. Sasarannya adalah para ulama dan tokoh umat Islam.

Karena itu, katanya, umat Islam di Indonesia harus segera mengonsolidasi diri. "Untuk itu, habaib dan ulama serta umat Islam harus segera konsolidasikan umat karena kemungkinan terburuk bisa terjadi setiap saat," tegas pria yang beken disapa dengan panggilan Habib Rizieq itu.

Tokoh yang selalu tampil beserban itu menambahkan, kepanikan bisa memicu tindakan kalap. Dan PKI, katanya, sudah terbukti dua kali melakukan aksi keji.

"Mulai dari fitnah keji, hingga penculikan, sebagaimana yang dilakukan PKI pada tahun 1948 dan 1965," tukasnya.(elf/JPC)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Buron, Imam Besar Rizieq Shihab Masih Sempat - Sempatnya Provokasi Begini Bagi Pengikut FPI"

Post a Comment